Minggu, 20 Mei 2012

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel


                         Di zaman sekarang ini dan di masa yang akan datang, kebutuhan akan listrik sudah menjadi konsumsi sehari-hari. Listrik sudah merupakan  kebutuhan pokok dalam memenuhi berbagai macam aspek kehidupan. Pemanfaatan energi listrik ini secara luas telah dipergunakan dalam berbagai kebutuhan. Dalam memenuhi kebutuhan ini maka PLN sebagai perusahaan satu-satunya listrik di negeri ini yang memegang peranan dalam penyaluran listrik di Indonesia, yaitu mulai dari Pembangkitan, penyaluran, dan pendistribusian  energi listrik.

                   Salah satu pembangkitan listrik yang dipakai yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Karakteristik PLTD ini sangat berbeda dari jenis pembangkit lainnya, seperti penggunaannya dapat sebagai cadangan, baik saat beban penuh ataupun dalam keadaan darurat, untuk itulah maka perlu dibahas lebih lanjut tentang PLTD ini.

Pusat Listrik Tenaga Diesel cocok untuk lokasi di mana pengeluaran bahan bakar rendah, persediaan air terbatas, minyak sangat murah dibanding dengan batubara dan semua beban besarnya adalah seperti yang dapat ditangani oleh mesin pembangkit dalam kapasitas kecil, serta dapat berfungsi dalam waktu yang singkat.
Motor diesel dinamai juga motor penyalaan kompresi (compression ignition engine) oleh karena cara penyalaan bahan bakarnya dilakukan dengan menyemprotkan bahan baker kedalam udara bertekanan dan temperature tinggi, sebagai akibat dari proses didalam ruang baker kepala silinder.
Selain motor diesel dikenal juga jenis motor bakar lainnya yaitu motor bensin yang biasanya dinamai motor penyalaan bunga api (spark ignition engine) oleh karena cara penyalaan bahan bakarnya dengan pertolongan bunga api (listrik). Jika dibandingkan dengan motor bensin, gas buang motor diesel tidak banyak mengandung komponen beracun yang dapat mencemari udara. Selain dari pada itu pemakaian bahan bakar motor diesel lebih rendah (-/+ 25 %) dari pada motor bensin, sedangkan harganyapun lebih murah sehingga penggunaan motor diesel umumnya lebih hemat dari pada motor bensin sebagai penggerak mesin industri. Ditinjau dari sisi investasi harga, motor diesel umumnya lebih mahal dari motor bensin karena untuk kapasitas mesin yang sama motor diesel harus dibuat dengan konstruksi dan berat yang lebih besar.