Rabu, 09 Mei 2012

Keuntungan PLTD

Beroperasi sepanjang waktu selama masih tersediannya bahan bakar.
Kehandalan pembangkit ini tinggi karena dalam operasinya tidak bergantung pada alam seperti halnya PLTA.Namun mengingat waktu start-nya yang cepat namun ongkos bahan bakarnya tergolong mahal dan bergantung dengan perubahan harga minyak dunia yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun maka PLTD disarankan hanya dipakai untuk melayani konsumen pada saat beban puncak saja.
2.      Investasi awal pembangunan PLTD yang relatif murah sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan listrik daerah terpencil yang relatif kecil.
Kebutuhan energi di daerah-daerah terisolasi yang mendesak dan kebutuhan energi daerah-daerah yang belum terlalu besar, pemerintah Indonesia berinisiatif membangun PLTD yang berfungsi sebagai base-supply untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah-daerah ini, untuk mengurangi biaya transmisi dan rugi-rugi jaringan dalam menyalurkan energi listrik dari kota terdekat.

 
3.      Biaya pembangkitan listrik tenaga diesel tergolong ekonomis

Hal ini dapat dilihat dari hasil perbandingan sebagai berikut:
·        biaya pembangkitan dengan 1 liter solar dapat digantikan dengan kira-kira 4 kg kayu (biomassa). Dengan demikian pembangkit listrik tenaga diesel mempunyai keuntungan ekonomis yang jauh lebih besar.
·        Gas yang dihasilkan oleh 4 kg biomassa kira-kira dapat menggantikan 1 liter solar. Jika harga 1 liter solar diasumsikan berharga Rp. 5500,-/liter dan harga 4 kg bahan biomassa diasumsikan Rp. 2500,-, maka akan diperoleh penghematan kira-kira Rp.4000,-/liter dengan konsumsi solar.

4.      Modifikasi pada mesin diesel membutuhkan biaya yang relatif murah
ukuran mesin diesel lebih besar dan  konstruksi besar diperlukan supaya dapat bertahan dalam tekanan tinggi untuk pembakaran atau penyalaan. Dengan konstruksi yang besar tersebut modifikasi relatif mudah dan murah untuk meningkatkan tenaga dengan penambahan turbocharger/supercharger tanpa terlalu memikirkan ketahanan komponen terhadap takanan yang tinggi.
Penambahan turbocharger atau supercharger pada mesin diesel tidak berpengaruh besar terhadap pemakaian bahan bakar karena bahan bakar disuntikan secara langsung ke ruang bakar pada saat ruang bakar dalam keadaan kompresi tertinggi untuk memicu penyalaan agar terjadi proses
5.      Penggunaan bahan bakar diesel lebih efektif dan efisien dibanding motor bensin.
Hal ini dikarenakan penggunaan bahan bakar diesel tidak harus memakai nbahan bakar fosil tetapi dapat menggunakan bahan bakar alteratif seperti biofuel ( minyak jarak, minyak sawit, sekam
6.      Limbah gas buang mesin diesel lebih ramah lingkungan
Lebih ramah lingkungan karena limbah yang dihasilkan oleh mesin diesel tidak mengandung logam berat seperti timbal (Pb) yangberbahaya bagi manusia
Selain itu limbah gas buang juga memiliki angka cetane yang tinggi . Angka cetane menunjukkan seberapa cepat bahan bakar mesin diesel yang diinjeksikan ke ruang bakar bisa terbakar secara spontan (setelah bercampur dengan udara). Angka cetane pada bahan bakar mesin diesel memiliki pengertian yang berkebalikan dengan angka oktan pada bahan bakar mesin bensin. Dari besarnya angka cetane  bisa dillihat bahwa hidrokarbon dengan rantai lurus (straight chain) lebih mudah terbakar dibandingkan dengan hidrokarbon yang memiliki banyak cabang (branch). Angka cetane berkorelasi dengan tingkat kemudahan penyalaan pada temperatur rendah (cold start) dan rendahnya kebisingan pada kondisi idle . Angka cetane yang tinggi juga diketahui berhubungan dengan rendahnya polutan NOx yang berbahaya bagi manusia .
7.      Pada mesin diesel tidak mengenal istilah aging ( penuaan )
Pada mesin diesel ini apabila terjadi kerusakan yang disebabkan kesalahan operasi / lamanya umur peralatan hanya perlu dilakukan penggantian onderdil / sparepart yang rusak tersebut dan mesin diesel pun dapat beroperasi sesuai dengan standart operasi yang ditentukan