Senin, 07 Mei 2012

GENERATOR ARUS SEARAH

GENERATOR ARUS SEARAH

1.Pendahuluan
Generator terdiri atas dua bagian utama. Stator atau bagian yang diam yang terdiri atas kumparan-kumparan tembaga yang ditanam dalam celah inti besi. Dan rotor terdiri atas magnet yang menghasilkan fluks magnetik. Rotor memiliki poros yang berputar melalu pusat stator.
Generator listrik adalah sebuah alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanik, biasanya dengan menggunakan induksi elektromagnetik. Proses ini dikenal sebagai pembangkit listrik. Walau generator dan motor punya banyak kesamaan, tapi motor adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Generator mendorong muatan listrik untuk bergerak melalui sebuah sirkuit listrik eksternal, tapi generator tidak menciptakan listrik yang sudah ada di dalam kabel lilitannya.
2.Teori Umum
Prinsip kerja suatu generator arus searah berdasarkan hukum Faraday :

e = - N dΦ/ dt
dimana :
N : jumlah lilitan
Φ: fluksi magnet
e : Tegangan imbas, ggl(gaya gerak listrik)
Dengan lain perkataan, apabila suatu konduktor memotong garis-garis fluksi magnetik yang berubah-ubah, maka ggl akan dibangkitkan dalam konduktor itu. Jadi syarat untuk dapat membangkitkan ggl adalah :
- Harus ada konduktor ( hantaran kawat )
- Harus ada medan magnetic
- Harus ada gerak atau perputaran dari konduktor dalam medan, atau ada fluksi yang
   berubah yang memotong konduktor itu.

Untuk menentukan arah arus pada setiap saat, berlaku pada kaidah tangan kanan :
- Ibu jari : gerak perputaran
- Jari telunjuk : medan magnetik kutub u dan s
- Jari tengah : besaran galvanis tegangan U dan arus I
Untuk perolehan arus searah dari tegangan bolak balik, meskipun tujuan utamanya adalah pembangkitan tegangan searah, tampak bahwa tegangan kecepatan yang dibangkitkan pada kumparan jangkar merupakan tegangan bolak-balik. Bentuk gelombang yng berubah-ubah tersebut karenanya harus disearahkan.
Untuk mendapatkan arus searah dari arus bolak balik dengan menggunakan
- Saklar
- Komutator
- Dioda
3.Karakteristik Generator Arus Searah

Medan magnet pada generator dapat dibangkitkan dengan dua cara yaitu :
- Dengan magnet permanen
- Dengan magnet remanen
Generator listrik dengan magnet permanen sering juga disebut magneto dynamo. Karena banyak kekurangannya, maka sekarang jarang digunakan. Sedangkan generator dengan magnet remanen menggunakan medan magnet listrik, mempunyai kelebihan-kelebihan yaitu medan magnet yang dibangkitkan dapat diatur
Pada generator arus searah berlaku hubungan-hubungan sebagai berikut :
Ea = Φ z n P / 60 a Volt
Dimana:
Ea = ggl yang dibangkitkan pada jangkar generator
Φ = fluks per kutub
Z = jumlah penghantar total
N = kecepatan putar
A = jumlah hubungan pararel
Bila zP/60a = c (konstanta), maka :Ea = cnΦ Vol

4.Contoh Penggunaan
Penggunaan generator searah :
-          Sebagai salah satu pembangkit listrik arus searah di bengkel-bengkel atau pabrik.
-          Sebagai pengisi accu pada perusahaan pengisi accu.
-          Sebagai pengisi accu mobil.
-          Dipusat-pusat tenaga listrik berfungsi sebagai penguat magnit (exciter) pada generator utama.
5.Kesimpulan

Generator mendorong muatan listrik untuk bergerak melalui sebuah sirkuit listrik eksternal, tapi generator tidak menciptakan listrik yang sudah ada di dalam kabel lilitannya. Generator arus searah mempunyai komponen dasar yang umumnya hampir sama dengan komponen mesin – mesin listrik lainnya. Secara garis besar generator arus searah adalah alat konversi energi mekanis berupa putaran menjadi energi listrik arus searah.